Contoh Kegiatan Inti Pembelajaran Matematika SMP Menggunakan Kurikulum 2006 dan Kurikulum 2013

Contoh Kegiatan Inti Pembelajaran Matematika SMP Menggunakan Kurikulum 2006 dan Kurikulum 2013 – Urutan Pembelajaran pada Kurikulum 2013 dan 2016 memiliki perbedaan dilihat dari sisi pendekatan yang digunakan. Bila pada Kurikulum 2006 atau yang dikenal dengan KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) menggunkan pendekatan EEK (Eksplorasi, Elaborasi dan Konformasi) maka pada Kurikulum 2013 (K-13) pembelajaran menggunakan pendekatan Saintifik (Mengamati, Menanya, Mengeksplorasi, Mengasosiasi serta Mengkomunikasikan).Pada contoh dibawah ini diberikan langkah-langkah pembelajaran bilangan bulat di SMP. materi yang akan diajarkan terdiri dari  Konsep Bilangan Bulat & Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Bulat

KTSP (Kurikulum 2006)

Eksplorasi 
  • Siswa diminta memperhatikan peristiwa, kejadian atau fenomena serta situasi yang berkaitan dengan penggunaan bilangan bulat, seperti temperatur atau suhu berbagai benda, ketinggian pohon, dan sebagainya. 
  • Siswa diminta membaca buku referensi bada bagian topik yang sedang dibahas. Siswa menuliskan bagian-bagian penting dari hasil membaca buku referensi yang diminta.
  • Melalui tanya jawab, siswa mengidentifikasi berbagai bilangan dari kumpulan benda, membandingkan dan mengurutkan sekelompok bilangan, menggambarkan garis bilangan dan menempatkan sekelompok bilangan pada garis bilangan yang tepat, melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat

Elaborasi
  • Menganalisis dan menyimpulkan melalui penalaran induktif (dalam bentuk verbal) bahwa tidak ada bilangan terkecil atau terbesar, artinya jika diberikan sembarang bilangan selalu dapat ditunjukkan bilangan yang lebih besar atau lebih kecil dari bilangan yang diberikan
  • Menganalisis dan menyimpulkan penjumlahan bersifat komutatif (dapat dipertukarkan) melalui pengamatan pola atau secara aljabar.
  • Menunjukkan melalui contoh bahwa pengurangan dan pembagian tidak bersifat komutatif

Konfirmasi
  • Menyajikan secara tertulis dan lisan hasil pembelajaran atau apa yang telah dipelajari pada tingkat kelas atau tingkat kelompok mulai dari apa yang telah dipahami, keterampilan operasi hitung atau aljabar yang dikuasai, contoh masalah yang diselesaikan dengan bahasa yang jelas, sederhana, dan sistematis
  • Memberikan tanggapan hasil presentasi meliputi tanya jawab untuk mengkonfirmasi, memberikan tambahan informasi, melengkapi informasi ataupun tanggapan lainnya

Kurikulum 2013 (K-13)

Mengamati
  • Mengamati peristiwa, kejadian, fenomena, konteks atau situasi yang berkaitan dengan penggunaan bilangan bulat, seperti temperatur atau suhu berbagai benda, ketinggian pohon atau daratan, dan sebagainya.
  • Siswa menuliskan hal-hal penting yang diperoleh selama kegiatan mengamati ini berlangsung.

Menanya
  • Guru dapat memotivasi peserta didik dengan bertanya: misal bagaimana dulu manusia mengenal dan menggunakan bilangan? Sejak kapan peserta didik menggunakan bilangan dan untuk apa? Apa perbedaan bilangan asli, bilangan cacah
  • Peserta didik termotivasi untuk mempertanyakan berbagai aspek bilangan, misal: adalah bilangan terkecil? terbesar? Bagaimana cara kerja perangkat komputer menghitung hasil operasi bilangan? Mengapa perkalian dengan nol hasilnya nol? Adakah hasil bagi dengan nol?

Mengeksplorasi
  • Menyebut dan menuliskan berbagai bilangan dari berbagai kumpulan benda atau gambar benda
  • Membandingkan dan mengurutkan sekelompok bilangan dari yang terkecil.
  • Menggambar garis bilangan dan menempatkan sekelompok bilangan pada garis bilangan yang tepat.
  • Menulis bentuk pengurangan dari pengambilan sejumlah benda dari sekumpulan benda
  • Menuliskan bentuk pengurangan dari bentuk penjumlahan yang diberikan atau sebaliknya

Mengasosiasi
  • Menganalisis dan menyimpulkan melalui penalaran induktif (dalam bentuk verbal) bahwa tidak ada bilangan terkecil atau terbesar, artinya jika diberikan sembarang bilangan selalu dapat ditunjukkan bilangan yang lebih besar atau lebih kecil dari bilangan yang diberikan.
  • Menganalisis dan menyimpulkan penjumlahan bersifat komutatif (dapat dipertukarkan) melalui pengamatan pola atau secara aljabar.
  • Menunjukkan melalui contoh bahwa pengurangan dan pembagian tidak bersifat komutatif

Mengomunikasi
  • Menyajikan secara tertulis dan lisan hasil pembelajaran atau apa yang telah dipelajari pada tingkat kelas atau tingkat kelompok mulai dari apa yang telah dipahami, keterampilan operasi hitung atau aljabar yang dikuasai, contoh masalah yang diselesaikan dengan bahasa yang jelas, sederhana, dan sistematis
  • Memberikan tanggapan hasil presentasi meliputi tanya jawab untuk mengkonfirmasi, memberikan tambahan informasi, melengkapi informasi ataupun tanggapan lainnya.

0 Response to "Contoh Kegiatan Inti Pembelajaran Matematika SMP Menggunakan Kurikulum 2006 dan Kurikulum 2013"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

loading...

Iklan Tengah Artikel 1

loading...

Iklan Tengah Artikel 2

loading...

Iklan Bawah Artikel

loading...