loading...

Tentang Profesi, Profesional, Profesionalisme, Profesionalitas, dan Profesionalisiasi Guru

Tentang Profesi, Profesional, Profesionalisme, Profesionalitas, dan Profesionalisiasi Guru . Kadang-kadang dalam kehidupan sehari-hari, banyak orang salah menggunakan kata profesi, profesional, profesionalisme, profesionalitas, dan profesionalisiasi. Berikut ini diberikan pengertian dari istilah-istilah tersebut.

Profesi

Menurut Satori (2003): “profesi adalah suatu jabatan atau pekerjaan yang menuntut keahlian (expertise) dari para anggotanya. Batasan tersebut mengandung arti bahwa jabatan atau pekerjaan yang disebut profesi itu hanya dapat dilakukan oleh orang yang mempunyai keahlian, orang yang dengan sengaja dipersiapkan untuk memangku jabatan itu.
 
Bersumber dari istilah profesi muncullah istilah-istilah lain seperti profesional, profesionalisme, profesionalitas dan profesionalisasi. Dalam buku Kapita Selekta Kependidikan SD, Surya dkk. (2000) memberikan penjelasan mengenai istilah-istilah tersebut sebagai berkut:

Profesional

Istilah profesional mempunyai dua makna, yakni: (1)mengacu kepada sebutan tentang orang yang menyandang suatu profesi; (2) Mengacu kepada sebutan tentang penampilan seseorang dalam mewujudkan unjuk kerja sesuai dengan profesinya.

Penyandangan dan penampilan profesional ini telah mendapat pengakuan, baik formal mau pun informal. Pengakuan formal diberikan oleh badan atau lembaga yang mempunyai kewenangan untuk itu, yaiu pemerintah atau organisasi profesi. Sedangkan pengakuan secara informal diberikan oleh masyarakat dan para pengguna jasa suatu profesi.

Terkait defenisi tersebut, sebutan guru profesional adalah guru yang telah mendapat pengakuan secara formal sesuai ketentuan yang berlaku, baik dalam kaitan dengan jabatannya mau pun dengan latar belakang pendidikan formalnya. Pengakuan ini dinyatakan dalam bentuk surat keputusan, ijazah, akta, sertifikat dan sebagainya. Dengan demikian, guru SD yang telah memiliki Diploma 2 dapat dikatakan “guru profesional” karena telah memiliki pengakuan formal, dalam hal ini berupa “Diploma II” dan “Akta II”. Sebutan “guru profesional” juga dapat mengacu kepada pengakuan terhadap penampilan seseorang guru dalam unjuk kerjanya dalam melaksanakan tugas-tugasnya sebagai guru.

Profesionalisme

Profesionalisme adalah sebutan yang mengacu pada sikap mental dalam bentuk komitmen dari para anggota suatu profesi untuk senantiasa mewujudkan dan meningkatkan kualitas profesionalnya. Pada dasarnya profesiaonalisme itu merupakan motivasi intrinsic pada diri guru sebagai pendorong untuk mengembangkan dirinya kea rah perwujudan profesional. Guru yang memiliki profesiaonalisme tinggi akan menampakkan ciri-ciri sebagai berikut:
  1. Keinginan untuk senantiasa menampilkan perilaku yang mendekati standar ideal. Ia akan mengidentifikasikan dirinya kepada figure yang dipandang memiliki standar ideal. Yang dimaksud standar ideal adalah suatu perangkat perilaku yang dipandang paling sempurna dan dijadikan sebagai rujukan.
  2. Meningkatkan dan memelihara citra profesi. Ia berkeinginan untuk senantiasa meningkatkan dan memelihara citra profesi melalui perwujudan perilaku profesional. Citra profesi adalah suatu gambaran terhadap profesi guru berdasarkan pemikiran terhadap kinerjanya. Perwujudan dilakukan melalui berbagai macam cara, misalnya: penampilan, cara bicara, sikap hidup sehari-hari dan sebagainya.
  3. Keinginan untuk senantiasa mengejar kesempatan pengembangan profesional. Untuk kategori ini, ia akan memanfaatkan berbagai kesempatan untuk: (a) Mengikuti berbagai kegiatan ilmiah, seperti lokakarya, seminar, symposium dan sebagainya; (2) Mengikuti penataran atau pendidikan lanjutan dan (3) Melakukan penelitian, membuat karya ilmiah dan sebagainya.
  4. Mengejar kualitas dan cita-cita profesi. Ia akan berusaha untuk senantiasa mencapai kualitas dan cita-cita sesuai dengan program yang telah ditetapkan. I akan selalu aktif agar seluruh kegiatan dan perilakunya menghasilkan kualitas yang ideal.
  5. Memiliki kebanggaan terhadap profesinya. Guru yang memiliki profesionalisme tinggi akan merasa bangga terhadap profesi yang dipegangnya. Ia menunjukkan rasa percaya diri akan profesinya.
Profesionalitas

Profesionalitas adalah sebutan terhadap kualitas sikap para anggota suatu profesi terhadap profesinya serta derajat pengetahuan dan keahlian yang mereka miliki untuk dapat melakukan tugas-tugasnya. Sebutan profesionalitas lebih menggambarkan suatu “keadaan” derajat keprofesian seseorang dilihat dari sikap, pengetahuan dan keahlian yang diperlukan untuk melaksanakan tugasnya.

Profesionalisiasi

Profesionalisasi adalah suatu “proses” menuju kepada perwujudan dan peningkatan profesi dalam mencapai suatu criteria yang sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Dengan profesionalisasi, para guru secara bertahap diharapkan akan mencapai suatu derajat kriteria profesional sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Pada dasarnya profesionalisasi merupakan suatu proses pengembangan keprofesian yang sistematis dan berkesinambungan melalui berbagai program pendidikan baik pendidikan prajabatan mau pun pendidikan dalam jabatan. Program ini dilakukan oleh pemerintah bersama-sama dengan badan atau organisasi lain yang terkait. Beberapa program profesionalisasi guru yang telah dan sedang berjalan antara lain: (1) program pendidikan guru di LPTK untuk mendidik calon guru yang profesional, (2) program penyetaraan untuk membantu guru mencapai derajat kualifikasi profesional sesuai dengan standar yang berlaku, dan (3) penataran dan pelatihan untuk meningkatkan kualifikasi kemampuan guru.

0 Response to "Tentang Profesi, Profesional, Profesionalisme, Profesionalitas, dan Profesionalisiasi Guru"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

loading...

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...