Tentang Indikator Cara Belajar Siswa

Tentang Indikator Cara Belajar Siswa - Masing-masing siswa memiliki cara belajar yang berbeda-beda. Hamalik (1983: 38) mengemukakan bahwa “cara belajar merupakan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan sesuai dengan situasi belajarnya. Kegiatan-kegiatan tersebut misalnya kegiatan-kegiatan dalam mengikuti pelajaran, kegiatan belajar di rumah menyongsong menghadapi ulangan/ ujian, kegiatan-kegiatan belajar kelompok serta kegiatan belajar dengan menggunakan buku pelajaran. Untuk mengukur cara belajar siswa, perlu dipertimbangkan atau dilihat berbagai faktor indikator-indikator cara belajar tersebut adalah sebagai berikut:

a.  Cara siswa mengikuti pelajaran


Seperti yang diketahui, modal utama agar siswa dapat mengikuti proses belajar mengajar dengan baik adalah siswa memiliki minat terhadap mata pelajaran. Belajar dengan situasi yang senang menyebabkan siswa mudah mempelajari materi dan memperoleh hasil yang memuaskan. Selain memiliki minat, siswa harus berkonsentrasi penuh saat pembelajaran dengan tidak memikirkan hal-hal di luar materi pelajaran. Siswa memperhatikan penjelasan guru dan tidak segan untuk bertanya kepada guru mengenai hal yang belum dipahami. Kegiatan mencatat materi juga penting agar siswa tidak mudah lupa, namun mencatat materi tidak tepat jika dilakukan saat guru menerangkan karena konsentrasi siswa akan terpecah antara sibuk mencatat dan mendengar penjelasan guru. Sebaiknya guru memberikan waktu tersendiri untuk mencatat setelah menyampaikan materi. Setelah membahas materi, guru perlu memberikan soal-soal latihan agar konsep-konsep yang telah disampaikan dapat diaplikasikan oleh siswa saat mengerjakan soal latihan. Melalui latihan-latihan soal pula, siswa dapat melatih ketrampilannya untuk memecahkan masalah. Siswa harus mengerjakan sendiri soal latihan tersebut sesuai dengan kemampuannya dan tidak mencontek pekerjaan teman. Jika siswa merasa kesulitan, siswa dapat menanyakannya kepada guru.

b. Cara siswa belajar di rumah


Selain kegiatan belajar di sekolah, siswa juga harus belajar di rumah. Siswa harus mampu mengatur kegiatannya di rumah, seperti belajar, makan, bermain, menonton televisi, olahraga, dan tidur. Belajar mandiri di rumah bertujuan untuk mempelajari kembali materi pelajaran yang telah diterima di sekolah. Siswa dapat memilih waktu belajar yang sesuai, seperti siang hari, sore hari, malam hari, atau saat subuh. Saat belajar, selain mempelajari kembali materi, siswa juga harus mengerjakan PR (pekerjaan rumah) yang diberikan guru. Jika mengalami kesulitan, siswa dapat meminta bantuan kepada orang tua. Orang tua perlu memberikan kebiasaan belajar yang baik kepada siswa dan mengontrol saat siswa belajar. Kegiatan belajar di rumah harus dilakukan secara rutin supaya saat ulangan harian atau ujian, siswa tidak memiliki beban mempelajari materi yang terlalu banyak. Mengikuti les tambahan di luar jam sekolah juga dapat membantu siswa belajar untuk memahami materi pelajaran yang lain selain dari guru di sekolah.

c. Cara belajar siswa berkelompok


Diskusi merupakan cara yang paling tepat dalam belajar kelompok. Belajar kelompok pada pelajaran matematika dapat membantu siswa untuk memecahkan persoalan secara bersama-sama. Siswa juga dapat menanyakan hal yang belum dipahami kepada teman dalam kelompoknya.

d. Cara mempelajari buku pelajaran


Manfaat dari buku pelajaran adalah menambah pengetahuan mengenai suatu materi pelajaran selain yang diberikan oleh guru. Siswa tidak harus membeli buku teks, namun dapat meminjam di perpustakaan sekolah. Siswa juga dapat mengerjakan latihan-latihan soal di buku pelajaran agar terampil mengaplikasikan yang telah dipelajari.

0 Response to "Tentang Indikator Cara Belajar Siswa"

Post a Comment

loading...

Iklan Atas Artikel

loading...

Iklan Tengah Artikel 1

loading...

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel